Close

Visi & Misi

Sebagaimana umumnya perusahaan-perusahaan yang sudah mapan, Perseroan memiliki seperangkat prinsip panduan yang menjadi acuan bagi manajemen maupun karyawan dalam mengembangkan strategi Perseroan serta dalam membangun reputasi Perseroan. Visi dan Budaya Perusahaan Perseroan tercermin dengan baik dalam pernyataan berikut:
 

Visi Perseroan

Memaksimalkan nilai bagi pemangku kepentingan dan membangun lingkungan yang ideal untuk bekerja.

Misi Perseroan

Menjadi perusahaan Teknologi Informasi dan Komunikasi terkemuka yang memberikan nilai tambah kepada para mitra usaha dalam melakukan transformasi bisnis.

 

Budaya Perusahaan 

Bagi METRODATA budaya perusahaan bukan sekedar pajangan atau rumusan kata-kata yang semu tetapi merupakan jiwa dan roh yang menjadi pegangan sumber daya manusia dalam menjalankan kewajibannya, pedoman bertindak dan berperilaku dalam organisasi, serta pembimbing METRODATA dalam mencapai tujuannya.

Budaya Perusahaan terutama sangat penting bagi perusahaan teknologi seperti METRODATA untuk tetap fokus seraya bertumbuh di lingkungan persaingan bisnis yang dinamis dan berubah dengan cepat serta tantangan globalisasi yang menuntut organisasi yang kuat, lincah dan unggul.

Efektif sejak 1 Januari 2013, METRODATA telah secara bertahap merumuskan dan mensosialisasikan pengamalan budaya perusahaan yang baru yang diterjemahkan ke dalam TIGA pilar utama—Integritas, Profesionalisme dan Entrepreneurship— beserta LIMA BELAS prinsip tindakan.


PILAR UTAMA 1 | INTEGRITAS

Integritas adalah konsistensi dalam bertindak sesuai dengan norma-norma moral, etika, dan hukum, serta berkomitmen untuk senantiasa menjaga dan memeliharanya.

Perusahaan yang tidak memiliki integritas sebagai fondasinya biasanya tak akan bertahan lama. Karena itu nilai ini menjadi yang pertama dan utama dan harus dimiliki, dihayati dan diamalkan oleh setiap karyawan. Pada tingkat korporasi, integritas merupakan salah satu praktik dalam pelaksanaaan Tata Kelola Perusahaan yang Baik.

Prinsip-prinsip Integritas dalam tindakan:

  1. Jujur, beretika, bertanggung jawab dan dapat dipercaya
  2. Satu kata dan satu tindakan, berdasarkan data dan fakta
  3. Mempunyai rasa memiliki terhadap Perseroan
  4. Menjaga kepatutan dan nama baik Perseroan
  5. Menghargai pihak yang telah berjasa kepada Perseroan


PILAR UTAMA 2 | PROFESIONALISME

Profesionalisme adalah sikap, perilaku dan tindakan yang menunjukkan pengetahuan, kompetensi dan keterampilan yang tinggi yang dikembangkan secara terus menerus dalam menghadapi tantangan dan mensukseskan Perseroan.

Ketika menggunakan produk-produk dan jasa-jasa METRODATA, pelanggan mengharapkan kualitas pelayanan yang terbaik dari METRODATA sehingga mampu meningkatkan produktifitas dan kesejahteraan mereka.

Karena itu setiap karyawan METRODATA dituntut untuk senantiasa bersikap profesional.

Prinsip-prinsip Profesionalisme dalam tindakan:

  1. Memberi solusi dan pelayanan yang prima
  2. Memiliki kedisiplinan yang tinggi
  3. Terus menerus meningkatkan kemampuan dan pengetahuan untuk mendukung kinerja
  4. Memiliki kecakapan dalam memecahkan masalah
  5. Mampu bekerjasama dalam tim serta bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan


PILAR UTAMA 3 | ENTREPRENEURSHIP

Entrepreneurship adalah semangat dan jiwa wirausaha yang menggelora untuk terus melakukan perubahan ke arah yang lebih baik, mampu mengeksekusi ide menjadi kenyataan, berani mengambil inisiatif, tidak takut dengan kegagalan dan mampu mengelola hubungan yang harmonis bersama dengan pemangku kepentingan.

Perusahaan yang akan unggul dan langgeng di masa depan adalah perusahaan yang memiliki sumber daya manusia yang berjiwa entrepreneur.

Tanpa energi entrepreneurship, sebuah perusahaan, apalagi perusahaan teknologi seperti METRODATA terancam menjadi tidak relevan di tengah era persaingan yang sengit.

Prinsip-prinsip Entrepreneurship dalam tindakan:

  1. Memiliki wawasan yang luas, kreatif dan inovatif
  2. Jeli melihat dan menciptakan peluang baru
  3. Mencari solusi terbaik untuk mengatasi setiap tantangan yang muncul
  4. Senantiasa menghasilkan gagasan baru yang siap diterapkan
  5. Berani mengambil resiko yang terukur dalam setiap keputusan