Close

Jejak Langkah

1983
Kelompok usaha Metrodata didirikan, dari cikal bakal usaha yang telah dibentuk pada tahun 1975.

1990
Pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia (IDX: MTDL).

1996
Pendirian PT Mitra Integrasi Informatika (“MII”) sebagai Unit Bisnis Solusi.

2004
Penjualan bersih Perseroan mencapai Rp1 triliun untuk pertama kalinya. Akuisisi PT Soltius Indonesia (“SI”), perusahaan konsultan SAP, untuk memperkuat bisnis konsultasi TIK. Pembelian saham PT Xerindo Teknologi (“XT”), untuk meningkatkan layanan dukungan di bidang telekomunikasi.

2011
PT Synnex Metrodata Indonesia (“SMI”) memperkuat bisnis distribusi TIK melalui usaha patungan dengan Synnex Technology International Corp. Pendirian PT My Icon Technology (“MIT”) untuk memasuki bisnis e-commerce.

2012
Pendirian PT Logicalis Metrodata Indonesia (“LMI”) sebagai usaha patungan untuk mengembangkan bisnis jaringan solusi TIK. Penjualan bersih Perseroan mencapai Rp5 triliun.

2016
SMI mendirikan PT Synnex Metrodata Technology and Services (“SMTS”) untuk memasuki bisnis perakitan produk TIK. Penjualan bersih Perseroan mencapai Rp10 triliun.

2017
MII membeli saham PT Metro Mobile Indonesia (“MMI”), untuk mendukung aplikasi mobility. Pembelian saham PT Packet Systems Indonesia (“PSI”), untuk memperkuat bisnis jaringan solusi TIK dan broadband.

2018
LMI melakukan merger dengan PSI. MIT menjadi anak perusahaan SMI.

2019
• Peresmian Modern Logistic Center di MM2100 Industrial Estate, Cibitung.
• Penunjukan sebagai satu-satunya IoT Solution Aggregator di Indonesia oleh Intel.
• Saham Perseroan terdaftar dalam indeks Pefindo25.
• Penjualan bersih Perseroan mencapai lebih dari Rp15 triliun (1 miliar dolar AS).