Close

Tanggung Jawab Sosial Perusahaan

NetApp & Mitra Kerjanya, Berbuka Puasa Sambil Beramal

Tuesday, 16 August 2011

Jakarta, 16 Agustus 2011—Masih dalam rangka bulan Ramadhan, NetApp Indonesia (“NetApp”) bersama mitra kerja & pelanggannya mengadakan acara buka puasa bersama dengan tema “Fast breaking with Innovative Friends” yang diselenggarakan di Rumah Marocco, Jakarta.

Di prakarsai oleh NetApp, dalam acara buka bersama tersebut juga diserahkan donasi bagi anak-anak inovatif yang kurang beruntung yang merupakan bagian dari program CSR (Corporate Social Responsibility) NetApp yang bertajuk “Donasi untuk Anak Bangsa”. SDN Sukahurip 04, Sukatani, Sukahurip, Kab. Bekasi menjadi pilihan NetApp yang  mendapatkan donasi untuk mendukung proses belajar mereka. SDN Sukahurip 04 memiliki 312 murid, dimana sebanyak 270 murid adalah dari keluarga tidak mampu. Sedangkan fasilitas, prasarana dan sarana sekolah yang ada saat ini sudah tidak layak untuk digunakan. Mereka memerlukan bangku, meja belajar, papan tulis & spidol, buku, alat tulis, seragam dan merenovasi ruang kelas mereka.

NetApp menyumbang sebesar USD 4 ribu, dimana 50% diantaranya digunakan untuk renovasi sekolah dan sisanya untuk pembelian fasilitas seperti papan tulis, rak buku, komputer, dan buku-buku pelajaran. Sedangkan mitra kerja & pelanggan yang turut berpartisipasi adalah PT Mandawani Mandiri, PT Metrodata E Bisnis (35 set kursi & bangku), PT Metrodata Electronics, Tbk (10 set kursi & bangku), PT Packet System Indonesia, PT Dimension Data, dan PT Fujitsu Indonesia turut memberikan donasi, baik dalam bentuk uang ataupun fasilitas meja dan kursi belajar.

Steven Law, Country Manager NetApp Indonesia & Phillipines menyerahkan bantuan yang diterima oleh Kepala Sekolah SDN Sukahurip 04 I Ketut Suartha,S.Pd.

Selain berinteraksi dan bersilaturahmi, undangan yang hadir juga mendapatkan siraman rohani yang disampaikan oleh Ustadz Subhan Bawazier, dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama.

Dalam kata sambutannya, Steven Law mengatakan bahwa setiap orang/perusahaan harus berhenti menanyakan apa yang seharusnya dilakukan oleh pemerintah, tetapi kita harus melakukan apa yang kita bisa untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Tanah Air.