Close

Berita

#AIDEFEST 2019. DEMOCRATIZATION OF AI

Thursday, 26 September 2019

Ini adalah aksi nyata untuk menciptakan Indonesia 4.0 dan Digital Transformation. Synnex Metrodata Indonesia (SMI) bersama Intel dan Asosiasi Cloud Computing Indonesia (ACCI) menginisiasi sebuah gelaran OpenVINO™ Hackathon 2019. Melalui gelaran ini, SMI mengajak seluruh developer di Indonesia untuk merasakan langsung, belajar, dan mengikuti sebuah kompetisi Artificial Intelligence (AI) berbasis Computer Vision dengan OpenVINO™ sebagai platformnya.

Dimulai dari OpenVINO™ Roadshow yang diadakan di empat kota besar Indonesia (Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya). Animo developer Indonesia akan kompetisi OpenVINO™ Hackathon 2019 ternyata sangat luar biasa. Terhitung lebih dari 400 developer bergabung dalam acara ini. Setelah melakukan OpenVINO™ Hackathon 2019 roadshow dan seleksi ketat peserta yang berlomba, gelaran kompetisi OpenVINO™ Hackathon 2019 mencapai puncaknya yaitu #AIDEFEST2019- DEMOCRATIZATION OF AI.

SMI mengajak dua belas finalis kompetisi OpenVINO™ Hackathon 2019 yang berasal mulai dari mahasiswa hingga professional developer untuk unjuk memamerkan karyanya. Di samping itu, kami juga mengundang rekan-rekan media untuk meliput kemajuan teknologi AI di Indonesia. Karya peserta ini menjadi penanda bahwa AI sudah bisa diakses oleh siapa pun secara gratis dan teknologi yang dihasilkan merupakan solusi dari permasalahan kita.

Acara #AIDEFEST2019 dibuka oleh Lie Heng, Solution Director SMI. Sekali lagi, Lie Heng kembali mengatakan bahwa SMI adalah IoT Aggregator di Indonesia. SMI selalu siap menyediakan “Market Ready Solutions”, yaitu solusi-solusi yang sudah siap dipakai, tinggal plug and play. Lalu Lie Heng juga memaparkan bagaimana antusiasnya para developer mengikuti kompetisi OpenVINO™ Hackathon 2019.

Kemudian David Hermawan, Head of IOTG Intel Corporation. David menjelaskan bahwa Democratization of AI adalah sebuah langkah awal untuk mempercepat adaptasi teknologi AI. Kini teknologi AI sudah bisa digunakan oleh semua orang. Intel telah menyediakan OpenVINO™ (Open Visual Inferencing and Neural Network Optimization) yang tinggal diolah menjadi sebuah solusi berbasis computer vision.

Setelah David Hermawan, kini giliran Troy Smith, Director, Global IoT Partners and Distribution Intel Corporation. Sama dengan David, Troy juga menekankan pada Democratization of Compute and AI. AI tidak hanya milik orang-orang TI atau golongan tertentu, melainkan untuk semua orang. Troy juga menjelaskan kerja sama strategis antara Intel dan Metrodata mengenai IoT Solution Aggregator.

Pembicara berikutnya adalah Herianto, Technical Director SMI, yang memaparkan mengenai perjalanan awal hingga akhir OpenVINO™ Hackathon 2019. Dimulai dari Jakarta, kota pertama OpenVINO™ Roadshow yang disambut sangat antusias oleh developer ibu kota. Kemudian berlanjut ke Bandung, Yogyakarta, hingga Surabaya. Para developer yang mengikuti kompetisi pun memberikan solusi yang sangat bisa untuk diterapkan di Indonesia, mulai dari solusi ternak, hingga manufaktur.

Kemudian juga diselenggarakan Konferensi Pers dan Key Sponsor Speaker yang dilaksanakan bersamaan, mereka adalah Sulistyo Pungky, Product Specialist HPE Indonesia; Bobby Willyanto, Product Marketing Microsoft OLP SMI; dan Hartato, System Engineer Fortinet Indonesia. Pada konferensi pers rekan media disajikan informasi rinci mengenai SMI yang ditunjuk oleh Intel sebagai IoT Aggregator, gelaran OpenVINO™ Hackathon 2019, dan kerja sama antara Intel dan SMI, serta pemenang dari kompetisi OpenVINO™ Hackathon 2019.

#AIDEFEST 2019 – Democratization of AI dilanjutkan dengan media tour, yaitu mengunjungi booth peserta untuk bertanya jawab. Dan penjurian selesai dilakukan guna menyaring dua belas peserta menjadi lima peserta untuk melakukan presentasi ke pada seluruh hadirin yang hadir.

Gelaran ini masuk ke sesi terakhir. Ada lima peserta yang masuk ke Grand Final, yaitu Dycodex dengan solusi SmarTernak, Andal Wahana Sinergi dengan Manufacturing Part Visual Inspection, Yu Ji Em dengan OpenVINO™ in Livestock, Agus Prayudi dengan Survaillance System for Illegal Fishing Preventation, dan KMB Micro dengan solusi Strip Eye.

Kelima peserta tersebut melakukan presentasi dan demo peranti lunak di hadapan juri. Dimulai dari latar belakang solusi hingga ke demo peranti lunaknya. Setelah melewati berbagai penilaian ketat oleh dewan juri yang terdiri dari Susanto Djaja, Presiden Direktur PT Metrodata Electronics Tbk; Lie Heng, Solution Director PT Synnex Metrodata Indonesia; Michael Lin, Director Global IOT Scale Channels IOTG, Intel Corporation; David Hermawan, Head IOTG Intel Corporation; dan Alex Budiyanto, Founder ACCI (Asosiasi Cloud Computing Indonesia), maka diputuskan tiga pemenang.

Namun, sebelum pengumuman pemenang, ada juga juara favorit yang terpilih berdasarkan like terbanyak di media sosial. Tim Smart Bin Unsyiah yang menciptakan solusi A Low-cost Smart Bin. Pemenang juara favorit mendapatkan hadiah berupa dua Intel NCS (Neural Compute Stick) generasi kedua.

Pengumuman pemenang pun dimulai. Selamat kepada Dycodex sebagai juara pertama mendapatkan uang tunai Rp50.000.000,-, Andal Wahana Sinergi juara 2 mendapatkan Rp30.000.000,-, dan Yu Ji Em keluar sebagai juara 3 mendapat Rp10.000.000,-.

Acara kemudian ditutup dengan foto bersama, pembagian medali serta sertifikat.

SMI, Intel dan ACCI mengucapkan terima kasih untuk seluruh antusiasme dan partisipasi dari seluruh peserta. Mari kita terus melangkah menciptakan “Indonesia for Indonesia and Indonesia for the World”.