Close

Berita

Empowering Your Enterprise For Digital Transformation

Thursday, 11 October 2018

Jakarta, 3 Oktober 2018—Soltius menggelar event dengan tema Empowering Your Enterprise for Digital Transformation“ dengan mengusung sebuah solusi yang dirancang khusus untuk kebutuhan industri Fast Moving Consumer Goods (FMCG) yang berbasis ERP SAP S/4HANA. System ini dibuat dengan fundamental best practice pengalaman Soltius yang disebut FastCPG. Dengan target audience dari new prospect, acara yang diadakan di Singapore Room, Raffles Hotel - Ciputra World Jakarta ini sukses dilangsungkan bersama 5 pembicara.

Tico Kamayana, President Director PT Soltius Indonesia berkenan membuka acara dengan membahas tantangan yang akan dialami perusahaan kedepan dengan munculnya revolusi industri baru yang dikenal dengan istilah Industry 4.0. Revolusi Industry 4.0 ini akan mengubah perputaran ekonomi, proses pekerjaan dan perilaku manusia sehingga perusahaan harus siap menghadapi dan memiliki system tepat untuk meningkatkan produktivitasnya. Menurut Tico, ada 5 sektor usaha yang didorong untuk menerapkan revolusi industry 4.0 karena memberikan dampak ekonomi yang signifikan, yakni makanan dan minuman, kimia, tekstil, otomotif dan elektronik, juga khususnya beberapa industri seperti manufaktur, distribusi, dan ritel harus segera menerapkan system integrasi untuk mendukung revolusi industri 4.0 ini.

Kemudian topik Transforming the Consumer Products Industrydibawakan oleh Alex Yuniarto Managing Consultant dan Siswandi Principal Consultant Soltius membahas lebih detil mengenai manfaat pada bisnis dan functional scoop yang dapat didukung oleh solusi FastCPG ini. Untuk implementasi FastCPG dibutuhkan waktu sekitar 6,5 bulan dan perusahaan dapat langsung menikmati perubahan nyata dan dapat bersaing bersama pesaingnya dengan lebih baik lagi. Implementasi FastCPG didukung senior consultant yang telah berpengalaman dari solusi pada Industri FMCG.

Kemudian dilanjutkan oleh solusi analytics yang dibawakan Bernardy Suhendra Head of Analytics. Untuk dapat mendorong perusahaan menjadi data-driven culture company, Soltius menawarkan solusi analytics yang lengkap mulai dari penarikan data dari berbagai macam sumber, membersihkan (data cleansing), mengolah dan membuat data menjadi informasi dan juga pengetahuan bagi semua orang di dalam organisasi. Agar setiap organisasi dapat lebih bersaing di dalam bisnis, tidak hanya informasi-informasi yang bersifat masa lalu atau historikal yang harus dianalisa tetapi juga setiap organisasi harus dapat memprediksi apa yang akan terjadi nanti atau ke depannya.

Divisi Analytics Soltius memiliki portofolio analytics yang lengkap bagi perusahaan yang terdiri dari lima pilar, yakni: 

  • Business intelligence, yang memberikan kemudahan kepada seluruh level di dalam organisasi dan terutama para analis atau jajaran direktur dalam mengambil keputusan melalui data dan informasi yang ditampilkan dalam bentuk dashboard yang jauh lebih mudah dan cepat dipahami oleh para pengambil keputusan bisnis.
  • Data management, yang membantu perusahaan untuk mengintegrasikan, melakukan harmonisasi, membersihkan dan mengkonsolidasikan data dari banyak system OLTP. Kami memberikan jasa dalam pembuatan enterprise data warehouse yang baik agar setiap perusahaan memiliki single point of truth of information.
  • Enterprise performance management, yang membantu perusahaan dalam melakukan proses budgeting, forecasting dan juga financial consolidation. Terutama bagi perusahaan yang sudah public listed maka akan membutuhkan laporan keuangan yang harus dikonsolidasikan dengan melakukan eliminasi transaksi antar anak perusahaan. Pilar ketiga ini akan sangat membantu perusahaan dalam melakukan hal tersebut.
  • Big data, di era digital ini, data berkembang dengan kecepatan yang sangat cepat dan dibutuhkan suatu platform yang mampu untuk menampung kecepatan pertumbuhan data ini. Konsep big data tidak luput dari konsep 3V yaitu Volume, Velocity dan Variety. Platform big data dapat membantu perusahaan dalam melakukan ingestion data baik terstruktur, semi terstruktur maupun tidak terstruktur.
  • Predictive& Prescriptive, pilar terakhir ini menjadi ujung tombak bagi setiap perusahaan yang ingin mendapatkan manfaat dari data yang dimiliki secara optimal. Dan dengan konsep Predictive & Prescriptive yang baik, perusahaan dapat memiliki keunggulan dalam bersaing di setiap sektor bisnis. Dengan analisa predictive & prescriptive setiap perusahaan dapat memprediksi apa yang akan terjadi dan apa saja yang harus direkomendasikan kepada para pelanggan.

Menurut Bernardy, dengan produk portfolio analytics yang luas, Soltius mendorong kesadaran yang tinggi bagi perusahaan dalam mengelola data dengan baik dan benar. “Tantangan di berbagai sektor perusahaan dapat diatasi dengan mengandalkan solusi analytics. Contohnya, dalam sektor manufaktur adalah predictive maintenance dengan konsep ini, perusahaan mampu untuk memprediksi mana saja mesin atau bagian mesin yang akan rusak sebelum mesin tersebut rusak (pepatah lama berkata “mencegah lebih baik daripada mengobati”), lalu pada sektor distribusi seperti demand forecasting melakukan peramalan permintaan pasar menggunakan konsep atau algoritma machine learning akan sangat membantu perusahaan untuk menentukan berapa banyak barang yang akan terjual di masa depan, dan sektor ritel melalui personalized marketing atau product recommendation yang di mana di setiap ritel akan membutuhkan informasi untuk melakukan marketing campaign yang lebih terarah dan juga barang apa yang harus direkomendasikan kepada setiap pelanggan,” ujar Bernardy.

Ditampilkan juga demo system oleh Hendra Prasetya Data Scienctist Soltius. Kini Soltius memiliki keunggulan layanan yang unik berupa Data science as a service (DSaaS) yang membantu klien dalam menganalisis data, serta memandu strategi bisnis berdasarkan insights yang diperoleh. Soltius berperan dalam mengumpulkan data dari klien, proses analisis, menjalankan algoritma analisis terhadap data dan memberikan hasil temuan yang dihasilkan kepada klien.

DSaaS memberikan kemudahan bagi klien agar tidak perlu membeli infrastruktur hardware maupun software, melainkan menggunakan layanan Soltius yang ready-made atau siap pakai. Untuk mengurangi risiko perusahaan dalam memilih solusi, kami menawarkan layanan yang tidak memerlukan investasi infrastruktur yang besar atau merekrut data scientist internal.

Diharapkan dengan implementasi solusi analytics, perusahaan dapat mampu meningkatkan efisiensi serta kemampuan pengambilan keputusan karena pandangan bisnis yang utuh dan menyeluruh berdasarkan beberapa sumber data dan peramalan yang lebih akurat. Selain itu, dampaknya juga akan dirasakan melalui bertambahnya kepuasan pelanggan berkat pemahaman yang lebih baik terhadap kebutuhan pelanggan.

Pertemuan diakhiri dengan pemaparan oleh Adhika Mukti – Product Specialist, PT Helios Informatika Nusantara yang menjelaskan product hardware yang mendukung kebutuhan SAP HANA. Acarapun ditutup dengan santap siang serta networking.